Skip to main content

Profil dan Sosok Dokter Cantik yang Nyaris Diperkosa Satpam Hotel di Jakarta, Berprestasi Sejak SMA

Terungkap profil singkat dan sosok dokter cantik yang nyaris diperkosa oleh satpam hotel di Jakarta Barat.

Dokter Cantik yang jadi korban penganiayaan Satpam Hotel di Hotel Bamboo Inn, Palmerah, Jakarta Barat itu ternyata sosok yang berprestasi.

Hal itu diungkapkan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Teuku Arsya Khadafi dalam konferensi pers di Polres Metro Jakarta Barat, Kamis (24/12/2020).


Arsya menyebut bahwa Dokter Cantik itu sudah berprestasi sejak zaman SMA.

Di tahun 2014, ia masuk 10 besar tes UN.

Doter cantik tersebut juga berencana mengambil sertifikasi dokter jantung.

Tapi rencana itu tertunda karena insiden tersebut.

"Saat ini yang bersangkutan berencana sertifikasi dokter jantung.

Tapi karena insiden ini maka hal tersebut tertunda," papar Arsya, dilansir dari Warta Kota dalam artikel 'Dokter yang Jadi Korban Aniaya Sekuriti Hotel di Palmerah Ternyata Berprestasi, Nilai UN 10 Besar'

Saat ini kata Arsya, dokter cantik itu masih dirawat intensif di ruang ICU Rumah Sakit Harapan Kita.

Ia mendapatkan luka di bagian dekat mata, dan tengkorak yang pecah.

Rencananya dokter cantik itu diupayakan untuk menjalani operasi dekat bagian mata kanan dan kepala bagian kirinya.

Sementara ini, si pelaku berinisial AJ disangkakan Pasal 351 KUHP ayat 2 tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Ia juga dikenakan Pasal 368 KUHP tentang pengancaman dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara.

Polisi juga berencana mensangkakan Pasal 53 KUHP tentang pemerasan dan Pasal 285 KUHP tentang upaya pemerkosaan.

Kronologi


Dijelaskan oleh Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Audie S. Latuheru bahwa, kejadian bermula saat si dokter cantik hendak mengikuti sertifikasi dokter di tempat itu.

Dia kemudian memarkirkan mobilnya di basement hotel dan hendak masuk.

Namun, Karena operasi hotel menggunakan kartu akses, korban lantas bersama AJ menuju ke lantai 1 tempat di selenggarakan acara menggunakan lift.

Selanjutnya di dalam lift, pelecahan sempat terjadi, AJ kala itu mencoba mencumbui korban namun ditolak.

Kesal, AJ mengiring korban ke rooftop hotel di lantai 6 dan mencoba memperkosanya.

“Disana korban melawan dan membuat AJ marah, pukulan sembilan kali dilayangkan ke kepala membuat korbanya tersungkur,” kata Kapolres saat merilis kasus itu, Kamis (24/12/2020).

Namun, setelah gagal memperkosa, AJ kemudian merampok seluruh uang tunai milik dokter berparas cantik tersebut.

Bahkan, tak hanya itu dengan kepala bercucur darah, korban lantas dibawa ke basement untuk kembali ke mobilnya.

Pelaku yang kesal kerena gagal memperkosa korbannya, AJ kemudian membiarkan korban yang berdarah-darah itu pergi.

“Pelaku kemudian mengusir korbannya,” sambung Audie.

Antara setengah sadar dan tidak, menurut Kapolres, dokter cantik itu yang keluar dengan kepala berdarah dari hotel lantas meminta pertolongan warga sekitar, yang kemudian menggruduk hotel dan tercium oleh piket Satreskrim.

Korban sendiri kemudian ambruk dan tak sadarkan diri setelah mendapatkan pertolongan warga.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Teuku Arsya Khadafi menjelaskan setelah kasus itu, Kanit Krimum, AKP Dimitri langsung memerintahkan anggota gabungan Jatanras dan Resmob untuk menangkap pelaku yang tercium bersembunyi di Tangerang Selatan.

“Kurang dari 12 jam pelaku kami amankan,” tambahnya.

Dihadapan polisi, kata Arsya, pelaku tak berkutik dan mengakui segala kejahatan.

Fakta baru

Menurut fakta terbaru, AJ sudah menyiapkan kunci inggris sebelum memukul dokter wanita itu.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Teuku Arsya Khadafi mengatakan, dari hasil penyelidikan polisi, pihaknya menemukan fakta baru.

Petugas keamanan Hotel Bamboo Inn itu merencanakan penganiayaan saat melihat korban berada di basement hotel.

"Setelah digali didapatkan keterangan bahwa dia sudah merencanakan saat lihat korban datang," kata Teuku Arsya, di Polres Metro Jakarta Barat, Kamis (24/12/2020).


Saat itu, RN bertanya kepada AJ terkait lokasi persis acara yang hendak dihadirinya.

Kemudian AJ menjawab bahwa acara itu diadakan di lantai enam Hotel Bamboo Inn.

Padahal, kata Arsya, lantai tersebut kosong karena tidak difungsikan oleh pihak hotel.

Menurut Arsya, AJ sudah berencana berbuat kejahatan kepada RN karena hendak membawa dokter muda itu ke tempat kosong.

"Karena lift harus memakai Id Card maka korban harus ditemani AJ untuk ke lokasi tersebut," kata Arsya.

Namun sebelum menggunakan lift, AJ sempat ke ruang engineering untuk mengambil satu kunci inggris.

Kemudian kunci inggris itulah yang digunakan AJ untuk memukul dokter RN secara bertubi-tubi.

Saat di dalam lift, AJ mulai melecehkan RN. Dia mencoba mencium dokter tersebut.

RN dapat melawan tindakan AJ.  Kemudian saat lift terbuka, AJ menyeret dokter tersebut ke ruangan kosong.

Kemudian AJ berusaha memperkosa RN.

Dokter muda itu terus melawan sehingga AJ marah dan melayangkan kunci inggris ke kepala RN.

"Pemukulan menggunakan kunci inggris dilakukan sebanyak sembilan kali," kata Arsya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan polisi, AJ melakukan tindakan penganiayaan itu secara sadar. Hasil tes urine AJ dinyatakan negatif narkoba. 

Sebelumnya, viral video aksi penganiayaan seorang wanita di satu ruangan.

Kejadian itu menimpa seorang dokter wanita yang terjadi di hotel di Palmerah, Jakarta Barat.

Akibat insiden itu, korban dilarikan ke ICU Rumah Sakit Harapan Kita. Dia mengalami luka di bagian kepala akibat dihantam kunci inggris secara bertubi-tubi.(*)
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar