Skip to main content

Viral Wanita Disebut Istri Syekh Ali Jaber, Adik Sang Ulama Bantah: Bukan Ummu Nadia atau Ummu Fahad


Adik Syekh Ali Jaber, Syekh Muhammad Jaber mengklarifikasi sosok wanita yang disebut istri Syekh Ali Jaber.

Dengan tegas, Syekh Muhammad menyebut sosok wanita yang berada di salah satu video bukanlah istri sang ulama.

Klarifikasi Syekh Muhammad diucapkan di YouTube channel Syekh Ali Jaber.

Berdasarkan pantauan TribunJakarta.com, ada sebuah video yang sudah ditonton lebih dari 600 ribu kali menyebut sosok wanita yang merupakan istri Syekh Ali Jaber.

Sebelumnya diketahui, Syekh Ali Jaber wafat karena sakit di RS Yarsi, Jakarta Pusat, Kamis (14/1/2021).

Pendakwah asal Madinah ini dimakamkan di Pondok Pesantren milik Ustaz Yusuf Mansur sore harinya.

Semeninggalnya Syekh Ali Jaber, terkuak cerita kehidupan pribadi sang ulama, salah satunya soal sosok istri.

Banyak warganet yang salah paham terkait hal tersebut.

Ditambah ada salah satu video yang menunjukkan seorang wanita yang disebut sebagai sosok istri Syekh Ali Jaber.

Buru-buru Syekh Muhammad mewakili keluarga besar angkat bicara meluruskan hal tersebut.

Syekh Muhammad mengatakan sosok wanita yang berada di video tersebut bukanlah istri Syekh Ali Jaber.

"Saya Syekh Muhammad Jaber atas nama keluarga besar almarhum Syekh Ali Jaber ingin menyampaikan orang yang ada di video ini bukan istri Syekh Ali Jaber," tutur Syekh Muhammad dikutip TribunJakarta.com, Sabtu (23/1/2021).

Syek Muhammad menyebut, wanita itu bukanlah Ummu Nadia ataupun Ummu Fahad.

Adik Syekh Ali Jaber, Syekh Muhammad Jaber meluruskan kabar tak benar terkait istri sang kakak. (YouTube/ Syekh Ali Jaber)

"Bukan Ummu Nadia, bukan Ummu Fahad, bahkan bukan dari keluarga Syekh Ali Jaber," sambungnya.

Wanita yang terlihat di foto mengenakan jilbab hitam itu, lanjut Syekh Muhammad, tidak ada hubungan sama sekali dengan keluarga.

"Bukan sahabat, bukan jamaah, kita tidak tahu orang ini siapa, darimana," ucap adik kandung sang ulama.

Anak Syekh Ali Jaber usia balita kerap tanya keberadaan ayah

Cerita anak Syekh Ali Jaber yang masih balita kerap tanya keberadaan sang ayah.

Cerita pilu tersebut diutarakan adik kandung Syekh Ali Jaber, Syekh Muhammad Jaber.

Duka kepergian Syekh Ali Jaber masih terasa oleh seluruh umat Islam di Indonesia.

Seminggu sudah, Syekh Ali Jaber meninggal dunia karena sakit di Rumah Sakit Yarsi, Jakarta Pusat, Kamis (14/1/2021).

Ulama yang dicintai umat ini meninggalkan istri yang sedang mengandung dan 3 orang anak.

Al Hassan anak yang paling besar dari pernikahannya bersama Umi Nadia.

Sementara dua putra yang masih kecil dari pernikahannya bersama Ummu Fahad.

Satu lagi calon anak Syekh Ali Jaber masih di dalam kandungan Ummu Fahad.

Momen pilu diceritakan Syekh Muhammad Jaber kala anak-anak sang kakak yang masih balita bertanyaan keberadaan ayahnya.

Mulanya, Syekh Muhammad membeberkan kondisi Ummu Fahad sejak ditinggalkan Syekh Ali Jaber.

"Itu yang kemarin saya pikir, gimana keadaan istri sakit sedih. Tapi insya allah anaknya selamat yang masih di rahim," tuturnya dikutip TribunJakarta.com, Kamis (21/1/2021).

Alhamdulilah, sambung Syekh Muhammad, keadaan Ummu Fahad sehat dan stabil.

"Alhamdulilah sehat, stabil, kuat, punya tiga anak satu Fahad, yang kedua Ghaits yang ketiga masih di kandung," ucap Syekh Muhammad.

Syekh Muhammad sempat merasa kasihan kepada anak sang kakak yang masih balita.

"Kasihan yang kecil itu umurnya ada yang 4 tahun, 2 tahun," ucapnya.

Anak Syekh Ali Jaber rupanya kerap bertanya keberadaan sang ayah.

Mereka hanya mengetahui bahwa sang ayah sedang sakit.

"Ayah mana katanya, sakit, dimana, di rumah sakit. Itu saja yang mereka tahu,"

"Ada saudara katanya 'Enggak, ayah meninggal', terus dia (anak Syekh Ali) berkata 'enggak sebentar lagi pulang'. Kasihan," cerita Syekh Muhammad.


Meski begitu, Syekh Muhammad dan kerabat lainnya mengaku akan selalu ada untuk keluarga Syekh Ali Jaber.

"Tapi insya allah, alhamdulilah kita ada, anak-anak saya ada, keluarga saya ada deket sama mereka,"

"Selalu kita membantu biar mereka tak merasa kehilangan," kata Syekh Muhammad menutup ceritanya.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar