Skip to main content

Denny Darko Nyaris Pingsan Lihat Korban Sriwijaya Air, Ternyata Ini yang Terjadi di Kamar Jenazah

 Denny Darko membagikan pengalamannya saat diajak dokter forensik RS Polri Kramat Jati melihat proses identifikasi jenazah korban Sriwijaya Air.

Saat melihat jenazah korban Sriwijaya Air itu, Denny Darko mengaku nyaris pingsan.

Berkali-kali Denny Darko mengeluh lemas saat mendekati kamar jenazah korban Sriwijaya Air.

Bahkan Denny Darko nyaris pingsan saat mencium aroma jenazah korban Sriwijaya Air yang mulai membusuk.

Awalnya, dokter forensik Kombes Pol Dr. dr Sumy Hastry Purwanti, Sp. F mengajak Denny Darko menuju lantai bawah tempat mengidentifikasi jenazah korban Sriwijaya Air.

Proses identifikasi korban Sriwijaya Air ini diketahui hanya mengandalkan potongan tubuh yang ditemukan.

Hal itu karena pesawat Sriwijaya Air yang hancur berkeping-keping saat jatuh ke laut.


Saat menginjakkan tangga, Denny Darko berkali-kali mengusap dadanya.

Ditambah lagi, menurut sang dokter forensik, tepat di sebelah kanan kamar identifikasi jenazah Sriwijaya Air, adalah ruangan untuk jenazah Covid-19.

 Sontak, Denny Darko pun makin deg-degan.

"Itu body partnya datang dalam kantong jenazah kan dok?" tanya Denny Darko, dilansir TribunnewsBogor.com dari akun Youtube-nya sang mentalist, Senin (1/2/2021).

"Iya betul.

Sebelah kanan kamar Covid-19," jawab dr Hastry yang sudah 30 tahun lebih menjadi dokter forensik.

Melihat ketakutan Denny Darko, dr Hastry pun menegaskan bahwa mereka dalam keadaaan aman.

Karena sebelum memasuki ruangan tersebut, keduanya sudah disemprot disinfektan dan memakai masker.

"Aman, kan udah disinfektan, pakai masker juga. Yang penting jangan ngucek-ngucek mata," ungkap dr Hastry.

Akan tetapi, begitu menginjak tangga terakhir, Denny Darko mengeluh pusing dan hampir pingsan.

Bahkan Denny Darko tak kuat berjalan dan langsung duduk di tangga.

Ia mengeluhkan soal bau dari ruangan identifikasi korban Sriwijaya Air.

"Aduuuh dok, baunya dok," ucap Denny Darko.

"Khas kamar jenazah," imbuh dr Hastry.

"Ini kemarin gak begini lho baunya," ujar Denny Darko lagi.

"Ya, ini karena jenazah dari TKP mulai pembusukan campur air laut," tambah dr Hastry.

Diakui Denny Darko, bau yang diciumnya ini bukan bau formalin, melainkan seperti bau jenazah.

Hal yang dirasakan Denny Darko itu pun dibenarkan oleh dr Hastry.

"Serius, ini bukan bau formalin, ini bau jenazah dok?" tanya Denny Darko kepada sang dokter.

"Iya ada bau disinfektan kan disterilin juga tempatnya, tapi kalah sama bau jenazah," ujar dr Hastry.

Mendengar pengakuan dr Hastry, Denny Darko makin lemas.

"Saya seumur-umur baru pertama kali lihat jenazah, cuma jenazah almarhumah ibu saya dok, gak pernah yang lain.

Ini baunya... hufft," ucap Denny Darko.

Lantas, Denny Darko berusaha menguatkan diri untuk berdiri.

"Lama-lama adaptasi kok, lama kalau pertama kali," ucap dr Hastry.

Ketika duduk tepat di dekat pintu ruang identifikasi korban Sriwijaya Air, Denny Darko kembali hampir pingsan karena cium bau jenazah.

"Bau banget ini dok, bau. Gak ada parfum tah?" tanya Denny Darko.

"Kasih kopi, biasanya dikasih kopi temen-temen saya yang penyidik itu," pungkas dr Hastry.

Daftar 58 korban Sriwijaya Air SJ 182 yang teridentifikasi hingga Minggu (31/1/2021) pagi seperti dilansir dari Tribunnews.com:

1. Okky Bisma (29), Laki-laki, warga Jakarta, teridentifikasi melalui sidik jari pada 11 Januari 2021

2. Asyhabul Yamin (37), Laki-laki, warga Jakarta, teridentifikasi melalui sidik jari pada 12 Januari 2021

3. Fadly Satrianto (39), Laki-laki, warga Jatim, teridentifikasi melalui sidik jari pada 12 Januari 2021

4. Khasanah (51), Perempuan, warga Kalbar, teridentifikasi melalui sidik jari pada 12 Januari 2021

5. Indah Halimah Puteri (27), Perempuan, warga Sumsel, teridentifikasi melalui sidik jari pada 13 Januari 2021

6. Agus Munarni (48), Perempuan, warga Kalbar, teridentifikasi melalui sidik jari pada 13 Januari 2021

7. Rico Mahulette (32), Laki-laki, warga Sulsel, teridentifikasi melalui sidik jari dan pencocokan DNA pada 14 Januari 2021

8. Ihsan Adlan Hakim (33), Laki-laki, warga Pekanbaru, teridentifikasi melalui sidik jari dan pencocokan DNA pada 14 Januari 2021

9. Supianto (37), Laki-laki, warga Pinrang, teridentifikasi melalui sidik jari dan pencocokan DNA pada 14 Januari 2021

10. Pipit Piyono (23), Laki-laki, warga Lampung, teridentifikasi melalui sidik jari dan pencocokan DNA pada 14 Januari 2021

11. Mia Terestiani Wadu (23), Perempuan, warga Bali, teridentifikasi melalui sidik jari dan pencocokan DNA pada 14 Januari 2021

12. Yohanes Suherdi (37), Laki-laki, teridentifikasi melalui sidik jari dan pencocokan DNA pada 14 Januari 2021

13. Toni Ismail (59), Laki-laki, warga Kalbar, teridentifikasi pada 15 Januari 2021

14. Dinda Amelia (16), Perempuan, warga Kalbar, teridentifikasi pada 15 Januari 2021

15. Isti Yudha Prastika (34), Perempuan, warga Tangerang Selatan, teridentifikasi pada 15 Januari 2021

16. Putri Wahyuni (25), Perempuan, warga Pekanbaru, teridentifikasi pada 15 Januari 2021

17. Rahmawati (59), Perempuan, warga Kalbar, teridentifikasi pada 15 Januari 2021

18. Rosi Wahyuni (51), Perempuan, teridentifikasi pada 16 Januari 2021

19. Rizky Wahyudi (26), Laki-laki, teridentifikasi pada 16 Januari 2021

20. Neli (49), Perempuan, teridentifikasi pada 16 Januari 2021

21. Beben Sofian (58), Laki-laki, teridentifikasi pada 16 Januari 2021

22. Mahrufatul Yeti Sriyaningsih (30), Perempuan, teridentifikasi pada 16 Januari 2021

23. Arifin Ilyas (26), Laki-laki, teridentifikasi pada 16 Januari 2021

24. Arneta Fuzia (38), Perempuan, teridentifikasi pada 16 Januari 2021

25. Fau Nuntius Zai (11 bulan), Laki-laki, Warga Banten, teridentifikasi melalui pencocokan DNA pada 17 Januari 2021

26. Yuni Dwi Saputri (34), Perempuan, teridentifikasi melalui pencocokan DNA pada 17 Januari 2021

27. Iskandar (52), Laki-laki, teridentifikasi melalui pencocokan DNA pada 17 Januari 2021

28. Okke Durotul Zanah (24), Perempuan, teridentifikasi melalui pencocokan DNA pada 17 Januari 2021

29. Keluarga tidak bersedia identitas korban disampaikan.

30. Didi Gunardi (49), Laki-laki, teridentifikasi pada 18 Januari 2021

31. Atharizky Riawan (8), Laki-laki, teridentifikasi pada 18 Januari 2021

32. Dita Lestari Dewi (36), Perempuan, teridentifikasi pada 18 Januari 2021

33. Fatimah Asalina Marhen (2), Perempuan, teridentifikasi pada 18 Januari 2021

34. Rahmania Eka Nanda (39), Perempuan, teridentifikasi pada 18 Januari 2021

35. Kolisun (37), Laki-laki, teridentifikasi melalui pencocokan DNA pada 19 Januari 2021

36. Grislend Gloria Natalies (28), Perempuan, teridentifikasi melalui pencocokan DNA pada 19 Januari 2021

37. Faisal Rahman (30), Laki-laki, teridentifikasi melalui pencocokan DNA pada 19 Januari 2021

38. Andi Syifa Kamila (26), Perempuan, teridentifikasi melalui pencocokan DNA pada 19 Januari 2021

39. Shinta (23), Perempuan, teridentifikasi melalui pencocokan DNA pada 19 Januari 2021

40. Mulyadi (39), Laki-laki, teridentifikasi melalui pencocokan DNA pada 19 Januari 2021

41. Yulian Andhika (33), Laki-laki, teridentifikasi melalui pencocokan DNA pada 20 Januari 2021

42. Ratih Windania (32), Perempuan, teridentifikasi melalui pencocokan DNA pada 20 Januari 2021

43. Teofilus Uradari (22), Laki-laki, teridentifikasi melalui pencocokan DNA pada 20 Januari 2021

44. Sefiadaro (24), Perempuan, teridentifikasi melalui pencocokan DNA pada 21 Januari 2021

45. Angga Fernanda Afrion (27), Laki-laki, teridentifikasi melalui pencocokan DNA pada 21 Januari 2021

46. Priyon Yoga Tama (29), Laki-laki, teridentifikasi melalui pencocokan DNA pada 21 Januari 2021

47. Rusmi (44), Perempuan, teridentifikasi melalui pencocokan DNA pada 21 Januari 2021

48. Yumna Fanisyatuzahra (3), Perempuan, teridentifikasi melalui pencocokan DNA pada 22 Januari 2021

49. Muhammad Nur Kholifatul Amin (46), Laki-laki, teridentifikasi melalui pencocokan DNA pada 22 Januari 2021

50. Fazila Amara (6), Perempuan, teridentifikasi melalui pencocokan DNA pada 25 Januari 2021

51. Sugioni Efendi (36), Laki-laki, teridentifikasi melalui pencocokan DNA pada 25 Januari 2021

52. Yohannes (33), Laki-laki, teridentifikasi melalui pencocokan DNA pada 25 Januari 2021

53. Nabila Anjani (11), Perempuan, teridentifikasi melalui pencocokan DNA pada 25 Januari 2021

54. Zurisya Zuar Zai (8), teridentifikasi 26 Januari 2021

55. Umbu Kristin Zai (2), teridentifikasi 26 Januari 2021

56. Afwan RZ (54), teridentifikasi 27 Januari 2021

57. Suyanto (40), teridentifikasi 27 Januari 2021

58. Riyanto (32), teridentifikasi 27 Januari 2021

Seperti diketahui sebelumnya bahwa pesawat Sriwijaya Air SJ 182 jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1/2021).

(*)
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar