Skip to main content

Hasil Oplas Wajah Mahasiswi Tragis, Tewas Pasca Mancungkan Hidung, Tak Jadi Cantik, Lihat Fotonya


Kisah operasi plastik ( oplas ) wajah berubah jadi tragis, dialami oleh seorang mahasiswi yang nekat mengubah tubuh.

Nasib akhir mengenaskan dialami mahasiswi ini karena pada akhirnya tak mendapatkan yang diinginkan.

Alih-alih kecantikan terwujud, sang mahasiswi meninggal dunia dengan tragis.

Pihak keluarga sempat menuntut rumah sakit tempat sang anak menjalani perawatan.

Namun kini, harus sia-sia karena tuntutan tersebut tidak diterima.


Sebuah kisah hidup menjadi viral di media sosial menunjukkan detik-detik seorang mahasiswi kehilangan nyawanya setelah operasi plastik.

Mahasiswi ini punya keinginan mendalam agar bisa hidup dengan wajah cantik.

Ternyata, kehidupannya terpaksa harus sebaliknya.

Dikutip TribunJatim.com dari Mirror UK via Tribun-Medan.com, terlihat jelas foto-foto yang dibagikan menunjukkan seorang perempuan yang hendak operasi.

Foto itu dibubuhi keterangan yang menyatakan bahwa sang mahasiswi baru saja mendapat perawatan ulang.

Tepat kejadiannya setelah ia melakukan operasi wajah di hidung.

Mahasiswi tersebut nekat operasi dengan hasil nyawa yang malah tak tertolong.


Adalah Leyla Sonmez seorang mahasiswi muda berusia 24 tahun yang melakukan operasi wajah dengan harapan akan menjadi cantik.

Leyla bahkan sudah memamerkan kegiatannya saat akan operasi di media sosial.

Korban merupakan seorang mahasiswi bernama Leyla Sonmez.

Leyla yang berusia 24 tahun ini baru menjalani operasi hidung di Adana, Turki.

Namun setelah menjalani operasi plastik, kondisi Leyla malah semakin memburuk.

Kepada seorang teman, Leyla mengungkap kondisinya setelah operasi lewat rekaman suara.

Leyla mengatakan bahwa dirinya mulai muntah darah dan menderita sakit perut yang parah.


Dalam sebuah wawancara yang beredar, Leyla Sonmez sempat bercerita kepada beberapa media yang meminta keterangannya lebih lanjut.

Video menunjukkan Leyla yang masih berkutat dengan rasa sakitnya pasca menjalani operasi.

Kemudian Leyla bercerita bahwa ia mendapat sensasi tubuh yang aneh setelah operasi.

Bahkan, Leyla merasa begitu sakit di sekujur tubuhnya.

"Saya belum tidur pada malam hari. Saya sangat tidak nyaman dan bahkan pingsan beberapa kali," katanya lewat pesan suara.

"Darah keluar dari hidung dan mulutku. Sepertinya aku bisa menjalani operasi lagi."

"Saya punya masalah dengan jantung saya. Itu sebabnya saya mengalami memar di tangan dan kaki saya. Sirkulasi darah saya buruk dan wajah saya kaku."

Tetapi keluarganya mengklaim bahwa mereka diyakinkan oleh dokter bahwa dia akan segera kembali berdiri meskipun ada komplikasi.

Keluarganya mengatakan bahwa pihak rumah sakit mengatakan Leyla Sonmez akan segera pulih dan pulang.


Tetapi kondisi Leyla memburuk dan beberapa hari kemudian dia dipindahkan ke rumah sakit di mana dia mengalami serangan jantung.

Meskipun petugas medis berhasil memulihkan jantungnya, kemudian diketahui bahwa Leyla menderita kegagalan organ dan dia segera dibawa ke unit perawatan intensif.

Leyla meninggal secara tragis pada 3 Februari 2019.

Ayahnya Ali Haydar Sonmez mengklaim bahwa kematian putrinya disebabkan oleh kelalaian dan kini telah mengajukan tuntutan pidana melalui pengacaranya.

Ahli bedah plastik yang melakukan operasi tidak menerima tuduhan tersebut dan mengklaim bahwa kawat gigi siswa mungkin menyebabkan infeksi, menurut laporan.

Otopsi yang dilakukan di Institut Kedokteran Forensik menunjukkan bahwa tidak ada kelalaian dalam kematian Sonmez dan kantor kejaksaan memutuskan untuk tidak menuntut rumah sakit dan dokter yang bersangkutan.

Atas keputusan ini, keluarganya yang sangat patah hati mengajukan petisi kepada Hakim Pidana Perdamaian Adana menuntut agar masalah tersebut diselesaikan di pengadilan.

Cerita yang sama pernah terjadi juga dengan seorang gadis muda berusia 16 tahun yang masih sekolah.

Nekat melakukan operasi plastik wajah yang membuat dirinya saat ini begitu dibicarakan di media sosial.

Seperti dikutip TribunJatim.com dari Odditty Central via Tribun-Medan.com, diawali cerita sosok gadis muda bernama Zhou Chuna.

Zhou memiliki garis wajah dan bentuk yang tidak proporsional sepanjang hidupnya.

Memiliki mata hidung hingga garis rahang yang ternyata tidak sesuai keinginannya.

Melihat hal tersebut, Zhou merasa tidak percaya diri hingga ia menemukan solusi atas wajahnya.


Gadis bernama Zhou Chuna menggemparkan karena telah 100 kali menjalani prosedur operasi plastik.

Hal tersebut dilakukan Zhou Chuna agar memiliki penampilan yang cantik dan menarik.

Zhou Chuna yang baru berusia 16 tahun telah menjalani operasi plastik sejak tiga tahun.

Operasi plastik yang dilakukan Zhou Chuna terbilang cukup ekstrem karena dilakukan dalam maktu yang singkat.

Selama tiga tahun gadis asal China ini telah menjalani 100 kali operasi plastik.

Zhou Chuna mengaku sejak melakukan operasi plastik memang mengalami beberapa efek samping.

Tetapi Melihat perubahan yang cukup drastis pada dirinya, iapun menjadi kecanduan untuk terus melakukan operasi plastik.

Bahkan Zhou sering berbagi dengan pengikutnya di sosial media tentang perubahannya setelah menjalani operasi plastik.

Profil Zhou di media sosial memang akhirnya menjadi perbincangan banyak pihak, terutama yang merasa sang gadis melakukan tindakan begitu ekstrem.

Beberapa pengguna media sosial bahkan membuka blak-blakan foto perubahan yang dialami oleh Zhou.

Pantauan TribunJatim.com, perbandingan wajah Zhou kini dan dulu memang begitu jauh.

Zhou juga sering menceritakan bagaimana dulu ia diejek oleh teman-temannya karena penampilannya.

Ia dulu memiliki mata yang terlalu kecil serta hidung yang besar, hal tersebut selalu menjadi bahan ejekan.


Ternyata, gadis satu ini mengalami juga efek pasca operasi yang membuatnya sempat tak bisa beraktivitas.

Mulai dari berbagai bentuk perban di wajahnya, hingga isolasi mandiri.

Tak hanya itu, Zhou juga viral dibicarakan sebab diketahui tidak menghabiskan biaya yang sedikit.

Zhou juga mengaku telah menghabiskan 4 juta yuan atau sekitar Rp 8,7 Miliar.

Biaya operasi plastik tersebut sebagian didapatkan dari orangtuanya.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar