Skip to main content

Intip Harta Kekayaan AHY, Ketum Demokrat yang Bikin Heboh Usai Ungkap Ada Rencana Kudeta Partai

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mendadak jadi bahan perbincangan masyarakat satu hari belakangan.

Hal itu karena pernayataannya soal ada rencana kudeta terhadap Partai Demokrat.

AHY mengungkapkannya dalam konferensi pers di Taman Politik, Wisma Proklamasi DPP Demokrat pada Senin (1/2/2021).

"Menurut kesaksian dan testimoni banyak pihak yang kami dapatkan, gerakan ini melibatkan pejabat penting pemerintahan, yang secara fungsional berada di dalam lingkar kekuasaan terdekat dengan Presiden Joko Widodo," ungkap AHY, dilansir Tribunnews.

Ia menuturkan ada lima orang yang diduga berencana mengambil alih secara paksa kepemimpinan Demokrat.

Empat diantaranya merupakan kader atau pernah bergabung dengan Demokrat.


Sementara satu orang lainnya adalah pejabat pemerintahan.

Meski AHY tak menyebut siapa pejabat tersebut, Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, mengatakan sosok yang dimaksud adalah Moeldoko.

"Berdasarkan pengakuan, kesaksian, dari BAP sejumlah pimpinan tingkat pusat maupun daerah Partai Demokrat yang kami dapatkan, mereka dipertemukan langsung dengan KSP Moeldoko yang ingin mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat secara inkonstitusional untuk kepentingan pencapresan 2024," beber Herzaky dalam keterangan tertulis, Senin.

Untuk memastikan hal tersebut, AHY mengirim surat pada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Saya telah mengirimkan surat secara resmi kepada Yang Terhormat Bapak Presiden Joko Widodo untuk mendapatkan konfirmasi dan klarifikasi dari beliau terkait kebenaran berita yang kami dapatkan ini," ungkap AHY.

Profil AHY

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) merupakan putra sulung dari Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Dikutip dari jakarta.kpu.go.id, AHY lahir di Bandung, Jawa Barat pada 10 Agustus 1978.

Ia menikah dengan Annisa Pohan pada 8 Juli 2005.

Dari pernikahan keduanya, AHY dan Annisa dikaruniai seorang putri.

Tahun 2017 silam, AHY berpasangan dengan Sylviana Murni pernah ikut bersaing dalam bursa Pilkada DKI Jakarta.

Ia bersaing dengan Anies Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno dan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidajat.

Ketika itu, KPU DKI Jakarta merilis jumlah kekayaan AHY yang mencapai Rp 15.291.805.024.

Kakak dari Eddy Baskoro Yudhoyono (EBY) ini dikenal berkarier sebagai militer profesional di TNI sebelum akhirnya terjun ke dunia politik.

Ia menempuh studi di Akademi Militer dalam kurun waktu 1997-2000 dan menjadi lulusan terbaik.

AHY tercatat pernah mendapat sejumlah penghargaan dari Presiden Indonesia sejak 2003.

Di antaranya adalah Setya Lencana Dharma Nusa, Satya Lencana Shanti Dharma, Satya Lencana Kesetiaan 8 Tahun, Medali Kepeloporan Republik Indonesia, Satya Lencana Wira Siaga, dan Satya Lencana Wira Karya.


Riwayat Pendidikan AHY

(1984-1991) SD Kuntum Wijaya Kusuma Pasar Rebo Jakarta Timur

(1991-1993) SMPN 5 Bandung

(1993-1994) SMPN 20 Jakarta Timur

(1994-1997) SMA Taruna Nusantara Magelang

(1997-2000) Akademi Militer

(2005-2006)

- S Rajaratnam School of International Studies

- Nanyang Technological University Singapore

(2009-2010)

- John F Kennedy School of Government

- Harvard University

(2014-2015)

- George Herbert Walker School of Business and Technology

- Webster University

Pendidikan Militer AHY

(1999) Kursus Terjun Dasar Para TNI AD

(2001) Kursus Dasar Kecabangan Perwira Infanteri TNI AD

(2001) Kursus Intelijen Tempur TNI AD

(2004) Kursus Perwira Seksi Operasi Batalyon TNI AD

(2008) Sekolah Penyelam Angkatan Laut TNI AL

(2011) Maneuver Captain Career Course Fort Benning, US Army

(2012) Young Future Leaders Forum Australia

(2013) Young Future Leaders Forum Seoul, South Korea

(2015) Unites States Army Command and General Staff College US Army

(2015) German Proficiency Badge German

Pengalaman Pekerjaan AHY

(2001-2004) Komandan Peleton Yonif Linud 305/Brigif Linud 17/Divif 1 Kostrad TNI AD

(2004-2007) Pasiops Yonif Linud 305/Brigif Linud 17/Divif 1 Kostrad TNI AD

(2007-2009) Komandan Kompi Yonif Linud 305/Brigif Linud 17/Divif 1 Kostrad TNI AD

(2009-2011) Analis Regional (Amerika Utara) Direktorat Jenderal, Strategi Pertahanan, Kementerian Pertahanan

(2011-2013) Kasi-2/Opsi Brigif Linud 17/Divif 1 Kostrad TNI AD

(2013-2014) Dosen Manajemen Pertahanan Program Pascasarjana Universitas Pertahanan Indonesia

(2015-2016) Komandan Batalyon Infanteri Mekanis 2013/Arya Kamuning TNI AD

Penghargaan

(2003) Satya Lencana Dharma Nusa dari Presiden RI

(2007) Satya Lencana Shanti Dharma dari Presiden RI

(2007) UN Peacekeeping Distinction Medal dari Commander of the UNIFIL

(2007) Army Service Distinction Medal dari Lebanese Armed Forces

(2008) Satya Lencana Kesetiaan 8 Tahun dari Presiden RI

(2011) Medali Kepeloporan Republik Indonesia dari Presiden RI

(2011) The Order of Saint Maurice dari Chief of the US Army Infantry

(2014) Satya Lencana Wira Siaga dari Presiden RI

(2014) Satya Lencana Wira Karya dari Presiden RI
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar